Mahasiswa Fisika UIN Sunan Kalijaga Membuat Sistem Sortir Berbasis Conveyor Belt untuk Product Quality Control dalam OASE 2021

Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Se-Indonesia ke-1 yang dilaksanakan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh sudah memasuki babak final. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil menempatkan kontingennya di babak final pada 14 cabang yang dipertandingkan di OASE. Babak final OASE belangsung, 26-28 November 2021, secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Muhamad Faqih Ulinuha, Imelda Zahra Tungga Dewi dan Meta Riani Ananda adalah mahasiswa prodi Fisika yang merupakan salah satu tim mewakili UIN Sunan Kalijaga di cabang Lomba Literasi & Inovasi Teknologi. Faqih dan kawan-kawan pada lomba kali ini membuat “Sistem Sortir Berbasis Conveyor Belt untuk Product Quality Control”. Diharapkan dengan adanya teknologi sistem sortir ini dapat membantu produsen dalam peningkatan kulitas produk dan efisiensi proses produksi.

Alasan pemilihan Conveyor Belt terhadap teknologi sistem sortir didasarkan atas pertimbangan efisiensi, di mana hal ini selaras dengan ajaran Islam untuk tidak berperilaku boros (tabdzir). Teknologi conveyor belt akan memudahkan sistem sortir dalam memindahkan produk secara cepat dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga lebih efisien waktunya. Penelitian yang dilakukan di PT Madeena Karya Indonesia di bawah naungan Prof. Dr. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D dilengkapi dengan sistem kontrol untuk pertimbangan aspek efisiensi energinya dengan menjalankan belt ketika ada barang dengan kualifikasi tertentu sehingga menghemat listrik karena conveyor belt tidak harus berjalan terus-menerus. Sistem ini mempunyai subsistem pendeteksi massa untuk quality control massa produk dan subsistem pengontrol citra yang digunakan untuk mengekspos x-ray (pada penelitian ini, x-ray diinisialisasikan dengan lampu) dengan waktu dan durasi yang telah ditentukan. X-ray merupakan gelombang elektromagnetik yang dapat menginspeksi cacat produk, zat yang mengkontaminasi produk, dan kualitas bahan produk. Sistem ini juga di lengkapi dengan subsistem display untuk monitoring kinerja sistem.

“Alhamdulillah salah satu tim dari Fisika bisa mewakili UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di babak final OASE pertama yang diadakan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, semoga tim Fisika ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal”, tutur Anis Yuniati, Ph.D. kaprodi Fisika UIN Sunan Kalijaga.

Anis juga berpesan pada Faqih dkk untuk selalu menjunjung tinggi sportifitas dan menjaga nama baik UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.